Tuesday, 15 May 2012

Review Tamu #1 #31harimenulis


31harimenulis
Oleh Rocky Ismail

Bulan Mei selalu menjadi bulan yang menarik bagi saya pribadi. Di bulan ini, sejak tahun lalu, hasrat untuk blogwalking serasa terpuaskan dengan proyek narsis dari seorang narablog sangar yang juga pendiri Awe Foundation. Tidak perlu lah disebut namanya, cukup inisial saja: AW. Sebenarnya hobi blogwalking ini muncul secara tidak sengaja saat menemukan sebuah blog “ajaib” milik seorang “pendekar” di dunia tulis menulis awal tahun 2007 yang lalu. Tersebutlah nama ndorokakung sebagai penulis dengan alamat web yang sama. Ndorokakung adalah seorang narablog yang cergas , bahasanya terkadang bias, namun maknanya sangatlah tegas. Di ranah blogosphere ia adalah lelananging jagad, seorang pria dengan penuh pesona, pengetahuan dan kharisma yang luar biasa, the choosen one.
Di antara mahasiswa komunikasi, kembali di tahun 2007, saya menemukan blog seorang mahasiswa unyu berkaca mata tebal dengan kamera digital di tangannya. Tidak perlu disebut namanya, inisialnya: AW. Blog nya ciamik, namanya unik. Dengan tulisannya dia mampu menciptakan wacana – wacana segar untuk dibahas di dunia maya maupun nyata. Dia mampu membuat suasana yang cair dengan sesama penulis dan teman - teman komunikasi yang lain. Aw lah yang mampu membujuk sejumlah teman untuk ikut membuat akun multiply yang pada masa itu masih cukup langka. Si (mantan) pemuja crayon terakhir ini mampu membuat multiply menjadi rumah kedua mahasiswa komunikasi. Rumah yang sangat nyaman dan ramah, seteduh kepel sebagai wadah kebersamaan warga komunikasi.
Multiply merupakan tonggak sejarah munculnya proyek narsis ini, proyek yang walaupun narsis dan pragmatis tapi sangat positif tujuannya. Di multiply, pada saat itu, kita bebas menuliskan apa saja. Ngrasani dosen, berkeluh kesah, nggarapi dwi “sukasukague” sampai curhat colongan jadi satu di multiply. Belum ada yang namanya “posting pencitraan”. Sekat antar angkatan pun terabaikan. Ini lah yang harus menjadi semangat berlangsungnya proyek ini di masa – masa mendatang: kebersamaan.
Blogosphere adalah anak kandung web 2.0 di era konektivitas, di mana hubungan interaksi antara personal berlangsung dua arah. Bukan sekedar pamer tulisan dan kebisaan berolah kata. Lebih dari itu, inti dari “ngeblog bersama” ini adalah kebersamaan itu sendiri. Bagaimana kita mampu berinteraksi di dunia maya, di saat dunia nyata sudah begitu sesak dengan ego personal. Kita bisa sempatkan diri mampir ke komunitas online lokal Cah Andong. Saya bukan anggota nya, hanya seorang blogwalker biasa, namun saya bisa merasakan kebersamaan yang kental dan jujur di dalamnya. Tidak dibuat – buat dan apa adanya. Mereka saling berinteraksi, selain kopdar rutin tiap jumat malam, kemauan untuk saling mengapresiasi tulisan menjadi kunci kebersamaan yang diretas sejak 6 tahun lalu. Ya, apresiasi tulisan, melalui saling kunjung atau berbagi link tulisan ke sesama narablog.
Hal ini lah yang saya rasa kurang dalam penyelenggaraan 31hm 2 tahun ini. Kemauan untuk saling berinteraksi antar sesama peserta maupun panitia. Juga gengsi. Oke menulis konstan setiap hari adalah hal yang cukup berat, bagi saya bahkan mustahil, maka dari itu saya kekeuh untuk menjadi pembaca setia. Tapi bukankah kita merasa lebih dihargai pada saat kita mendapatkan tanggapan dari apa yang kita tulis, apapun isinya? Paling tidak disitu lah awal dari kebersamaan. Karena bagi saya esensi dari semua hal berbau 2.O hanya satu: interaksi.
Biarlah saya terkesan menggurui dan tua, saya memang sudah tua. Tapi semangat untuk belajar dan berkembang saya dapatkan dari teman – teman yang lebih muda. Saya sangat iri dengan semua peserta yang bersedia ikut dalam proyek ini. Iri sekaligus kagum dengan kemauan berbagi dan kemampuan menulis yang luar biasa. Maka dalam ocehan tua ini ijinkalah saya mendukung penulis jagoan saya di 31hm. Untuk 3 besar secara random ada
  • nama shofi awanis, penulis muda dengan pengetahuan yang luar biasa dan skill menulis kelas wahid. Lalu ada petrol head summaya basir dengan tulisan renyah dan guyonan yang khas. Terakhir ada 2 nama kejutan dari angkatan 2007 yang tahun lalu rada males2an ikut proyek ini:
  • aldi dan yogi. Kata orang less is more, and makes your passion your own way. Mereka berdua mampu menumpahkan passion mereka ke dalam tulisan dan visual yang simpel dan menarik.
          Kalau mereka konsisten dengan apa yang mereka kerjakan sekarang, gelar “terangker” tidak akan jauh dari salah satu dari mereka, setidaknya bagi saya pribadi. Tidak lupa honorable mention patut disematkan kepada 3 penulis “senior”: kak silva yang cantik dan baik hati, jaki niihh dan cheesy nadia. Cendol segelas buat kalian. Ditambah honorable mention bagi penulis import asal Norwegia yang tulisannya ternyata sangat unik dan penuh kejutan, Mr Tuki.
Selain 3 prediksi saya, dengan kekuatan bulan saya memohon ijin untuk sekali lagi memberikan masukan siapa saja penulis tamu di 31hm yang sekarang atau masa mendatang. Selain yang sudah ada, ada baiknya kita juga membuka diri untuk mengenal para “pendekar” di luar sana. Karena mengurus blog bukan sekedar tulis menulis, banyak hal yang bisa kita gali di dalamnya. Yang pertama tentu saja om Wicaksono alias ndorokakung. Pengurus blog tempo dan wartawan senior ini masuk dalam kategori “wajib”. Person in charge kumpul blogger 2008 ini punya banyak sekali tips untuk merubah blogger menjadi buzzer. Yang kedua adalah siapapun perwakilan komunitas online lokal, dari komunikasi ugm setau saya ada nama mas Fikri dan mbak Sita 04. Mereka bisa bercerita banyak tentang bagaimana sebuah komunitas online mampu menjadi motor perubahan (media) sosial. Last but not least, nona manis clara devi. Bagi cewek – cewek penggemar fashion pasti tau lah siapa dia. Clara mungkin bisa banyak berbicara mengenai “ngeblog dengan hati”, bagaimana passion kita mampu membentuk karakter visual dan tulisan yang jujur sekaligus menjual.
Terakhir, untuk menutup ocehan tua bangka saya ini, ada baiknya rekan-rekan dari komako ugm untuk ikut andil bagian dalam 31hm. Bukan hanya secara personal, namun secara institusional. Percayalah bahwa macrobloging juga mampu merekatkan hubungan personal dan menjaga kebersamaan organisasi secara bersamaan. Aktifkan lagi blog komako yang lama terbengkalai, fasilitasi kegitan tulis menulis ini mulai dari ordinat terkecil. Penampilan visual memang penting, tapi konten dan semangat untuk berbagi lebih dari segala nya. Utamakan narasi dan argumentasi, jangan hanya sibuk dengan status eksistensi. Mohon maaf kalau ada salah2 kata. Sekian dan terima gaji. Mengutip jargon dari lelananging jagad, akan saya tutup tulisan ini dengan:
selamat malam ki sanak, sudahkah anda menyapa orang sekitar anda hari ini?
  • Satu visi, satu misi, satu komunikasi - ( teteepp, jaman kapan pakdeheee :p )

2 comments:

  1. rokkkkk aku pingin dateng ke wisuda kamu rokkkk!
    sumpah ini jadi kangen banget sama roki dan antek-anteknya

    ReplyDelete